Royindralesmana's Weblog

posting di wordpress via email

June 20, 2009 · 1 Comment

Sudah lama gak lihat blog nih… setelah di check ternyata ada beberapa comment yang masuk, gak enak juga nih… gak sempet respons jadinya. Sedih juga lihat blogs saya, sudah lama gak posting sesuatu, soalnya agak ribet sih untuk posting itu. tapi setelah saya baca-baca.. ternyata sekarang posting dan reply comment bisa dilakukan via email yah… wah jadi tambah seru nih.

begini nih caranya setting blogs wordpress biar bisa posting by email :
masuk ke account wordpress kita.

1) Dashboard > My Blogs

dashboard-myblogs

2) setelah meng-klick My Blogs, lalu klik Enable

generate-email

setelah mengklik Enable, kita akan mendapatkan alamat email untuk memposting ke blogs wordpress kita. alamat email tersebut bisa di save VCard nya.

vcard

Selesai Sudah… !!!

Note : Untuk memposting via email. Subject yang digunakan akan dijadikan judul postingannya. dan attachment yang ada akan disimpan di server wordpress dan link nya akan muncul di postingan kita.

→ 1 CommentCategories: Computer and Internet

Pernikahan Beda Agama

March 29, 2009 · 1 Comment

Di Indonesia muncul trend terutama dikalangan artis-artis yaitu pernikahan beda agama. Dalam Islam, salah satu syarat dari pengantin laki-laki dan perempuan yaitu beragama Islam. Jadi tidak sah nikahnya kalau calon pengantin laki-laki dan calon pengantin perempuan itu berbeda agama.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil hanya bertugas mencatat data perkawinan bagi warga non muslim yang sudah melangsungkan pernikahan secara agama. Dan KUA hanya bertugas mencatat data perkawinan bagi warga muslim yang telah melakukan pernikahan secara agama islam.

Salah satu solusi yang dilakukan oleh pasangan beda agama untuk nikah secara sah menurut Negara adalah melakukan pernikahan dinegara lain, kebanyakan melakukan pernikahannya dinegara Australia. Pernikahan tersebut sah secara Negara, tetapi tidak sah dimata tuhan / agama.

→ 1 CommentCategories: Uncategorized

Part Requisition Procedures

March 1, 2009 · Leave a Comment

Figure 1. Work Flow Part Requisition Procedures

Gambar diatas merupakan diagram kerja dari Part Requisition Procedures. Pola kerja dari diagram diatas adalah sebagai berikut :

  • User dalam hal ini asal muasal Part Requisition berasal ada 2, yaitu dari Field Engineer dan dari PPC atau Technical Services. Seorang Field Engineer membuat part request didasarkan pada pengerjaan perawatan pesawat dalam On Condition dan atau kekurangan part pada Schedule Maintenance. Ketika meminta sebuah spareparts, Seorang Storeman harus melihat historical dari parts tersebut, apakah pernah terecord di sistem atau pernah ada pergantian ? Apabila belum pernah terecord di sistem, part yang di request harus diinfokan secara detail. Informasi yang diperlukan antara lain :
    • Part Number
    • Description
    • Manual / IPC reference
    • Quantity
    • Tanggal dibutuhkan
    • Reason of Part Request, Schedule maintenance or Defect
    • Manufacture dan Model number jika ada
  • Setelah Storeman menerima part request dengan jelas dari user, Storeman mengecheck availability dari part tersebut distorenya, apabila part tersebut terdapat di store tersebut, Storeman kemudian menerbitkan daily issued dan melakukan issued di distemnya. Setelah di issued, stock level di store tersebut akan terlihat, apakah sudah mencapai Minimum Stock Level atau belum. Dan Apabila sparepart tersebut sudah mencapai Minimum Stock Level atau part tersebut tidak ada di store, maka Storeman menerbitkan Part Request untuk diberikan ke Material Planner.
  • Setelah Material Planner menerima Part Request dari remote base, Material Planner mereview part request tersebut, apabila part tersebut belum pernah ada sebelumnya dan masih diragukan dan diperlukan pertimbangan teknis atau pertimbangan untuk menambah inventory, Part request tersebut diserahkan ke Technical Services / Engineering / Logistic Manager untuk direview dan diberikan approval. Dan apabila part tersebut sudah ada di system, Material Planner mengecheck availability dari semua store, dan melihat efektifitas dan efisiensi dari pengadaan spareparts tersebut. Faktor yang diperhatikan antara lain yaitu :
    • Waktu ketersediaan sparepart tersebut, reorder dari supplier atau transfer antar remote base.
    • Quantity yang diperlukan untuk diorder atau di transfer.

    Apabila diperlukan order dari supplier, maka Material Planner harus membuat Part Request lagi untuk difollow up oleh Procurement. Dalam pembuatan part request, Material Planner harus memperhatikan beberapa factor berikut :

    • Alternate part number jika ada
    • Quantity yang di order tergantung dari jumlah pesawat yang menggunakan part tersebut dan jumlah yang digunakan pada masing-masing pesawat
    • Frekuensi dari penggunaan part tersebut
  • Setelah menerima Part Request dari Material Planner, Procurement mencari supplier yang bisa memberikan penawaran untuk part yang diminta dan memilihnya yang paling cepat, murah dan berkualitas. Kemudian Procurement menerbitkan Purchase Order atau Exchange Oder atau Repair Order atau Loan Order kepada supplier yang terpilih dengan approval dari Logistic Manager. Procurement juga mengatur pembayaran ke supplier dan menyelesaikan invoicenya dengan finance division. Procurement menentukan dan memberikan shipping instruction yang terbaik untuk order tersebut dan juga memonitor shipment tersebut sampai diterima dengan baik oleh receiving inspector.
  • Setelah barang diterima, Receiving inspector mengecheck fisik dan document sparepart tersebut, apabila part tersebut direject oleh receiving, Part tersebut kemudian di follow up kembali oleh procurement untuk diterbitkan warranty issue ke supplier. Dan untuk part yang telah diterima, Material Planner memberikan instruksi untuk pengalokasian sparepart tersebut ke remote base.

 

[Bersambung…..]

Aircraft Operator Supply Chain Logistic, Track and Trace using Integrated Aviation Software (IAS)

→ Leave a CommentCategories: Supply Chain Logistic

Yahoo Messenger tidak bisa Join to Room

February 8, 2009 · 1 Comment

Pengguna Yahoo Messenger pada computer yang baru digunakan sering kali mengalami problem tidak bisa masuk ke room, dan mendapat pesan “Signing to Chat took longer than expected. Please try again later” seperti gambar dibawah.

Signing to Chat took longer than expected. Please try again later

Signing to Chat took longer than expected. Please try again later

Padahal sebelumnya YM sudah bisa On Line. Saya coba browsing di google, kebanyakan berpendapat bahwa hal tersebut dikarenakan signal internet nya lemah. Padahal pernyataan tersebut salah besar, buktinya YM sebelumnya sudah bisa On line.

Sebenarnya hal tersebut dikarenakan system koneksi yang digunakan pada YM tersebut. System koneksi pada YM bisa di setting pada “Connection Preference”. Caranya klik “messenger” lalu pilih “connection preference”. System koneksi default untuk YM yaitu “No Proxies”.

Beberapa administrator internet mengharapkan kecepatan system koneksi internet bisa terjaga dengan baik. YM salah satu program yang bisa menghabiskan bandwidth internet, sehingga dapat memperlambat akses internet yang lainnya. Hal itu benar apabila dalam YM dilakukan streaming cam, audio atau transfer data. Biar gak puyeng, Admin mengambil sikap untuk memblok YM.

Connection Preference

Connection Preference

Tetapi sayangnya YM dibikin dengan berbagai fitur system koneksi, yaitu dia bisa konek internet dengan cara memilih-milih jalur yang bebas hambatan. Jadi dia tidak terbatas pada satu proxies itu saja. Dan admin pun mengambil tindakan dengan memanfaatkan system firewall untuk memblok YM tersebut. Dan solusi terakhir yang bisa digunakan oleh user yaitu menggunakan system koneksi “Firewall with no proxies”.tapi sayangnya ketika menggunakan system ini, kita tidak bisa masuk kedalam sebuah room yang tersedia.

Set Program Access and Defaults

Set Program Access and Defaults

Jadi ketika YM kita tidak bisa masuk ke room dengan report “Signing to Chat took longer than expected. Please try again later”. solusinya sebagai berikut “

1. Ganti system koneksi pada “Conection Preference” menjadi “No Proxies”

2. Kalau kita tidak bisa menggantinya, kita mesti masuk kedalam settingan “Set Program Access and Defaults” pada computer. Yang bisa mengotak-ngatik ini adalah password administrator.

3. Pilih “Custom” lalu aktfikan “Enable access to this program”.

4. Lalu kembali ke “Connection Preference” YM, dan kemudian pilih “No Proxies”.

Good Luck….

→ 1 CommentCategories: Computer and Internet